Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Di blog kali ini penulis akan menuliskan pemahaman tentang
esensi dari travelling dua tahun belakangan ini sepertinya trend
traveling/backpackeran yang sedang
gencar-gencarnya mewabah di semua kalangan. Dari yang hanya sekedar hobi,
menyenangkan diri sendiri, hingga menjadi upaya untuk pencarian jati diri.
Trend traveling memang membawa berbagai dampak positif dan negatif.Taruh saja
dampak positif dengan mewabahnya tren ini adalah semakin mudahnya akses
informasi untuk menuju lokasi yang ingin kita kunjungi. Dan negatif nyaa... ada
juga walaupun lebih banyak positif nya sihh Wabah traveling juga menghasilkan
beberapa profesi yang sebelumnya luput dari perhatian khalayak ramai. Sebut
saja profesi sebagai travel writer dan travel photografer. Mungkin kamu
termasuk salah satu dari ribuan -atau bahkan lebih- pejalan yang melakukan
travelling pertamamu karena terisnpirasi dari kisah perjalanan mereka.
Sebenarnya, apa sih esensi dan tujuan dari travelling itu sendiri.
Travelling secara tidak langsung membuat saya belajar banyak
dan melatih saya untuk cepat beradaptasi dengan lingkungan baru,menerima
keadaan seperti apa adanya, melihat perbedaan sebagai sebuah keindahan, serta
membuat saya semakin mengenali diri sendiri dan orang lain. Ada pepatah yang
mengatakan, travelling akan mengajarkan kita tentang kehidupan jauh lebih
banyak daripada bertahun-tahun belajar di bangku sekolah. Menurut saya pepatah
seperti itu ada benarnya juga. Saya memang belum terlalu lama menyelami dunia traveling,
namun dari pengalaman saya yang tidak seberapa itu, saya sudah mendapatkan
banyak pengalaman dan teman baru yang berbeda, unik, dan senantiasa memberikan
semangat dan inspirasi yang membuat semakin mensyukuri hidup.
Kalau ditanya mengapa saya sangat menyukai jalan-jalan
jawaban singkat dan sederhana saya adalah, “Saya senang bertemu orang-orang
baru, teman-teman baru, melihat tempat-tempat yang belum pernah saya lihat
sebelumnya, mendapatkan pengalaman-pengalaman baru, mendapatkan pebelajaran tentang
kehidupan, dan juga semakin mensyukuri apa yang telah Allah Swt berikan kepada
kita.”
Tujuan
seseorang melakukan perjalanan bisa beragam. Selain jawaban sederhana seperti
di atas, alasan lain saya melakukan travelling adalah untuk menantang dan
melatih diri sendiri unutk mengatasi berbagai halngan dan rintangan yang
mungkin terjadi selama perjalanan. Saya menyukai unsur kejutan yang diberikan
sebuah perjalanan, karena saya yakin tidak ada yang pasti dalam sebuah
perjalanan. Semua perjalanan adalah unik dan membuat saya terus menerus belajar
mengenai sesuatu yang baru, sesuatu yang belum pernah saya ketahui sebelumnya.
Saya juga menganggap setiap perjalanan adalah sebuah petualangan yang pada
akhirnya akan membentuk suatu karakter yang lebih baik kepada pelaku
perjalanan.
Perjalanan
adalah sebuah proses pembelajaran yang tidak pernah usai. Kita perlu melakukan
sebuah perjalanan karena kita dapat belajar banyak mengenai berbagai macam hal
melalui proses perjalanan itu sendiri. ada sebuah pepatah inggris Travelling is
good for your soul, makes you free and calm. Dengan melakukan perjalanan, kita
akan dapat:
Bertemu
teman-teman baru yang menarik. Melihat tempat-tempat baru dengan budaya dan gaya
hidup yang berbeda.Mendapatkan pengalaman-pengalaman baru yang tidak dapat kita
temui di daerah asal kita. Memperluas horizon kamu akan berbagai sedut pandang.
Semakin lama kamu melakukan perjalanan, akan membuat ksmu semakin rendah hati
karena telah melebarkan duniamu, dan pada akhirnya menyadari bahwa di atas
langit masih ada langit.Meningkatkan semangatmu untuk kembali ke
rutinitas.Melatih dan menantang diri sendiri untuk mengatasi berbagai macam
rintangan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.Lebih menghargai rumah
sendiri, karena keindahan travelling akan lebih mengena saat kita pulang dan
sudah kembali ke daerah asal masing-masing.Semakin mensyukuri kehidupan yang
telah Allah SWT berikan kepada kita.Lebih fleksibel dalam berkompromi.Lebih
supel dan percaya diri.Lebih berpikiran terbuka dan menghargai
perbedaan.Mengasah keterampilan manajemen menjadi lebih baik.Dapat lebih
mengenal diri sendiri dan orang lain.Lebi mandiri dan tidak bergantung pada
orang lain.Lebih hemat dan pandai dalam mengatur keuangan.Lebih berani
mengambil resiko. Last but not least, to have fun! Ya, bersenang-senanglah.
Nikmatilah perjalananmu apapun yang terjadi.
Generasi
milenial berlomba-lomba untuk menjelajah Indonesia dan dunia. Mendatangi
berbagai tempat asing, tak hanya untuk liburan, tapi juga demi mendapatkan
pengalaman-pengalaman baru.
Hal ini
tentu saja sangat positif. Terlebih dalam Islam, traveling memang sangat
dianjurkan. Sebab, dengan melakukan traveling, manusia diharapkan akan semakin
bersyukur dan mendapatkan banyak hikmah serta pelajaran dari berbagai kejadian
yang dihadapinya di perjalanan.
Traveling
juga bisa menjadi sarana dakwah. Itulah yang dilakukan para pendahulu kita,
bahkan sejak zaman para Nabi.
bahkan ada
zaman tabiin yang juga berkelana untuk menjelajahi dunia yaitu ibnu batuttah
Begitu
pentingnya traveling, sampai-sampai di dalam Alquran pun terdapat sejumlah ayat
yang berkaitan dengan hal satu ini. Berikut 9 ayat Alquran yang membahas
tentang traveling.
1. Surat
Al-Mulk Ayat 15
" Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka
berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan
hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan."
2. Surat
Muhammad Ayat 10
" Maka apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka
bumi sehingga mereka dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang
sebelum mereka; Allah telah menimpakan kebinasaan atas mereka dan orang-orang
kafir akan menerima (akibat-akibat) seperti itu."
3. Surat
Yusuf Ayat 109
" Kami tidak mengutus sebelum kamu, melainkan orang
laki-laki yang Kami berikan wahyu kepadanya di antara penduduk negeri. Maka
tidakkah mereka bepergian di muka bumi lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang
sebelum mereka (yang mendustakan rasul) dan sesungguhnya kampung akhirat adalah
lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu
memikirkannya?"
4. Surat Ali
'Imran Ayat 137
" Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah
Allah; Karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana
akibat orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul)."
5. Surat
An-Naml Ayat 69
" Katakanlah: 'Berjalanlah kamu (di muka) bumi, lalu
perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang berdosa'."
6. Surat
Luqman Ayat 31
" Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu
berlayar di laut dengan nikmat Allah, supaya diperlihatkan-Nya kepadamu
sebahagian dari tanda-tanda (kekuasaan)-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian
itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi semua orang yang sangat sabar lagi
banyak bersyukur."
7. Surah
Ar-Rum Ayat 42
" Katakanlah: 'Adakanlah perjalanan di muka bumi dan
perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang terdahulu. Kebanyakan dari
mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah)'."
8. Surat
Ar-Rum Ayat 9
" Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi
dan memperhatikan bagaimana akibat (yang diderita) oleh orang-orang sebelum
mereka? orang-orang itu adalah lebih kuat dari mereka (sendiri) dan telah
mengolah bumi (tanah) serta memakmurkannya lebih banyak dari apa yang telah
mereka makmurkan. Dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan
membawa bukti-bukti yang nyata. Maka Allah sekali-kali tidak berlaku zalim
kepada mereka, akan tetapi merekalah yang berlaku zalim kepada diri
sendiri."
9. Surat
Al-An'am Ayat 11
" Katakanlah: 'Berjalanlah di muka bumi, kemudian
perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu'."
Inilah beberapa MOTIVASI yang memotivasi saya untuk
travelling:
-“Traveling
– it leaves you speechless, then turns you into a storyteller.” – Ibn Battuta
ini dia traveler keren asal maroko nih…
-Disinilah
kita bersama menaklukan alam untuk pelajaran...
Dimana kaki
kita harus melangkah lebih jauh
Serta mata
yang memandang lebih lama
Tetapi itu
semua tuntas dengan bersama..
-gua bukan
seorang pendaki apalagi petualang, gua cuma orang yang senang jalan jalan tanpa
harus mengotori dan merusak jalan japan yang telah saya lalui...
-Sunrise
looks spectacular in the nature;
sunrise
looks spectacular in the photos;
sunrise
looks spectacular in our dreams;
sunrise
looks spectacular in the paintings, because it really is spectacular!” –
-".
Adventure with friends certainly creates a very pleasant mark,
because
that's when our togetherness is maximized."
if you never
try.. You will be sorry
-Kenikmatan
hidup dpt kita rasakan apabila kita menyadari betapa warna warni keindahan yg
tercipta di dunia merupakan Maha karya dari penguasa alam.
-.don't be a
tourist be a traveler
-"Dunia
ini adalah sebuah buku, dan bagi yang tak berpetualang, maka dia hanya membaca
satu halaman saja"
-“hakikat
esensi dari sebuah perjalanan adalah untuk menambah iman"
-Kami
melakukan perjalanan, beberapa melakukannya untuk selamanya, untuk mencari
tempat-tempat yang lain, kehidupan yang lain, dan jiwa-jiwa lainnya.
-“A journey
is best measured in friends, rather than miles.” .
-Do you
believe a love at first sight?? i do because I have been loving and seeing my
mother since I open my eyes.
-jalan
bersama keluarga akan meningkatkan keharmonisan keluarga kita .
-“To travel is to discover that everyone is
wrong about other countries.” –
Kalo anda mau melihat hasil jalan jalan saya ke beberapa
trmpat walaupun masih dikit sih… wkwk makanya saya minta doanya doa aja ga
cukup kalo bisa bantuannya
Kalo penasaran den
gan
saya boleh follow saya
@alvaro-mellinio
Esensi dari melakukan sebuah perjalanan adalah menambah ilmu
dan amal dan begitu banyak dalil yang menyuruh kita untuk mengelilingi dunia
untuk kembali melihat dunia dengan mata anak-anak yang selalu antusias dengan
segala hal baru. Mungkin itulah yang menyebabkan kebanyakan para pejalan hebat
yang saya kennal dan ketahui adalah orang-orang yang rendah hati, memiliki
selera humor yang baik, antusias, bebas, dan bahagia. Mereka telah membuktikan
sendiri manfaat yang sangat besar dari melakukan sebuah perjalanan. Membawa
dampak postif dalam kehidupan mereka dan membentuk sebuah karakter diri yang
lebih baik. Last but not least, you know? Now we all are the traveler
thanks yaa..
saya minta
doanya untuk bisa menjadi penulis professional
karna btw
ini tulisan pertama saya ..
thanks udah
mampir..
jangan lupa
like and komen kalo banyak salah mohon maaf yakkkk
Yuk,
bareng-bareng jadi traveller
" Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan."
" Maka apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi sehingga mereka dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka; Allah telah menimpakan kebinasaan atas mereka dan orang-orang kafir akan menerima (akibat-akibat) seperti itu."
" Kami tidak mengutus sebelum kamu, melainkan orang laki-laki yang Kami berikan wahyu kepadanya di antara penduduk negeri. Maka tidakkah mereka bepergian di muka bumi lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka (yang mendustakan rasul) dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memikirkannya?"
" Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah; Karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul)."
" Katakanlah: 'Berjalanlah kamu (di muka) bumi, lalu perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang berdosa'."
" Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan nikmat Allah, supaya diperlihatkan-Nya kepadamu sebahagian dari tanda-tanda (kekuasaan)-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi semua orang yang sangat sabar lagi banyak bersyukur."
" Katakanlah: 'Adakanlah perjalanan di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang terdahulu. Kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah)'."
" Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi dan memperhatikan bagaimana akibat (yang diderita) oleh orang-orang sebelum mereka? orang-orang itu adalah lebih kuat dari mereka (sendiri) dan telah mengolah bumi (tanah) serta memakmurkannya lebih banyak dari apa yang telah mereka makmurkan. Dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Maka Allah sekali-kali tidak berlaku zalim kepada mereka, akan tetapi merekalah yang berlaku zalim kepada diri sendiri."
" Katakanlah: 'Berjalanlah di muka bumi, kemudian perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu'."

Mantep terus berkarya..
BalasHapus